Senin, 16 November 2015
PERSIAPAN DAN LANGKAH LANGKAH AWAL MOTOCROSS
Minggu, 15 November 2015
LANGKAH AWAL CARA FREE STYLE MOTOR SPORT
| Saya bakal ngajarin cara standing pake motor sport, saya pake motor HONDA CBR 1000cc Sebelum melakukan wheelie ada baiknya motor yang kita pake harus sedikit di modifikasi, saya cukup mengganti gir belakang dengan ukuran 50 dari standar 42, mengganti per kopling standar dengan merk racing, mesin standar tidak ada yang di rubah. Jangan lupa sebelum melakukan aksi wheelie kita harus memakai pelindung diantaranya; sarung tangan, helm dengan standar SNI/DOT, jaket, pelindung siku, lutut, sepatu. Cara'nya: |
1. Mengatur posisi duduk sebelum wheelie
Mengatur posisi duduk saat wheelie ada tekniknya....dalam keadaan posisi motor jalan perseneling gigi 1 dengan duduk biasa dalam mengendarai motor dengan menekan rem depan badan agak menekan sokbreker depan lalu sok depan akan mengangkat untuk membatu wheelie kondisis badan agak menarik stang ke belakang kemudian buka gas sedikit_sedikit antara 3000/4000 rpm (pada motor scorpio 225) bersamaan kopling di lepas secara kaget, jangan lupa kaki siap menginjak rem belakang.
| ''roll on power wheelie'' |
2. Dalam keadaan wheelie
kita harus bisa menyeimbangkan badan supaya motor bisa stabil saat ban depan naik ke atas. lalu masukan perseneling gigi 2, tarik putaran gas agar tidak membiarkan roda depan motor turun karena inersia, dan menemukan titik keseimbangan yang di atas motor anda adalah roda depan tetap di udara. Titik keseimbangan dapat ditemukan dengan bersandar pada sisi belakang motor, sehingga pusat gravitasi dari seluruh sistem (Anda dan motor) berada di tengah, dan Anda dapat bertahan lama. Namun berhati-hati jangan sampai menggeser posisi tubuh di sisi belakang, karena Anda akan cenderung jatuh, dan rem belakang Anda tetap siap untuk situasi seperti itu.
Masuk trik yang terakhir adalah burn out.
Trik burn out ini lebih gampang dari trik stoppie dan wheelie, caranya:
1. Motor dalam keadan standbye lalu masukan perseneling gigi 1 dengan menekan rem depan oleh dua jari kanan sementara jari sebelah kiri menarik kopling kemudian putar gas sedikit_sedikit antara 7000-8000 rpm dengan membuka kopling perlahan_lahan sambil menjaga rem depan yang digenggam erat.
2. Pastikan badan anda berdiri tegak dengan kaki membentuk hurup A sehingga paha anda dan lutut menahan sepeda motor jika terlalu banyak ke kanan atau terlalu banyak ke kiri.
3. Terus mempercepat gas supaya ban belakang banyak membuat asap. Setelah selesai, tarik di kopling atau melepaskan gas dengan ibu jari kanan anda.
SELAMAT MENCOBA!!
Trik burn out ini lebih gampang dari trik stoppie dan wheelie, caranya:
1. Motor dalam keadan standbye lalu masukan perseneling gigi 1 dengan menekan rem depan oleh dua jari kanan sementara jari sebelah kiri menarik kopling kemudian putar gas sedikit_sedikit antara 7000-8000 rpm dengan membuka kopling perlahan_lahan sambil menjaga rem depan yang digenggam erat.
2. Pastikan badan anda berdiri tegak dengan kaki membentuk hurup A sehingga paha anda dan lutut menahan sepeda motor jika terlalu banyak ke kanan atau terlalu banyak ke kiri.
3. Terus mempercepat gas supaya ban belakang banyak membuat asap. Setelah selesai, tarik di kopling atau melepaskan gas dengan ibu jari kanan anda.
SELAMAT MENCOBA!!
Melibas Tikungan Ala Pembalap
Setelah mengetahui hal itu, tak ada salahnya kita sedikit mencuri ilmu mereka dalam
mengendarai sepeda motor untuk keperluan sehari-hari dengan satu tujuan, aman dan nyaman. Mengapa posisi kepala para pembalap itu selalu nyaris vertikal saat menikung? Jawabannya sederhana, keseimbangan. Karena saat mengendarai sepeda motor, mata sebagai alat sensor utama adalah organ yang paling memengaruhi kerja otak kecil yang berfungsi menjaga keseimbangan. Dengan menjaga posisi kepala selalu tegak, beban kerja otak akan berkurang karena mata akan memproyeksikan gambar jalanan tampak horizontal yang membuat otak kecil menerjemahkan sinyal tersebut dengan mudah. Walaupun posisi kepala tak akan bisa tegak 100% saat melibas tikungan tajam, setidaknya pemandangan jalan yang horizontal akan terproyeksi dalam batas kemiringan pandangan mata yang masih bisa ditoleransi oleh otak. Jika kepala pengendara mengikuti sudut kemiringan sepeda motor, mata akan memproyeksikan gerakan jalanan yang sulit diterjemahkan oleh otak karena dianggap sebagai gerakan yang tidak lazim. Bahayanya jika dalam posisi itu kemudian arah jalan berbelok ke arah berlawanan, pandangan di depan akan ditangkap oleh otak sebagai gambar yang berputar nyaris 90 derajat sehingga otak akan kehilangan orientasi. Efeknya, selain kepala akan terasa pusing, kondisi seperti itu mampu mengganggu respons tubuh terhadap keseimbangan. Jika respons tubuh kita mampu mengantisipasi kondisi seperti itu, mungkin arah sepeda motor masih dapat dikendalikan dan selebihnya tinggal tunggu nasib yang berbicara. Akan tetapi, jika kondisi tadi dilakukan pada kecepatan tinggi, respons yang terlalu cepat akibat terkejut akan memengaruhi keseimbangan karena gerakan yang berlebihan. Beda ketika kita melakukan manuver itu dengan posisi yang benar yang membuat otak kita bekerja efisien dan tentunya sangat berpengaruh langsung pada daya, stamina serta konsentrasi. Untuk membuktikannya, silakan kendarai sepeda motor Anda dengan manuver-manuver tikungan mendadak pada kecepatan tinggi membentuk huruf 'S' (di tempat yang aman tentunya).
Coba ikuti gaya para pembalap dengan menjaga posisi kepala tetap tegak. Lalu ulangi dengan membiarkan posisi kepala Anda mengikuti sudut kemiringan sepeda motor (untuk yang kedua, kami sarankan agar berhati-hati). Bedakan rasanya dan cara yang mana menurut Anda yang paling aman dan nyaman? Pada balap Supermoto atau MotoX para pembalapnya menurunkan satu kaki saat melibas sebuah tikungan.Teknik ini di lakukan untuk memindahkan pusat massa ( Centre of Gravity) menjauh dari bodi motor,lebih ke depan dan mendekatkannya ke arah tikungan. Lalu apakah teknik ini yang di adopsi para rider MotoGP ? Tentu tidak! Rider Supermoto atau MotoCross melakukannya selama menikung sedangkan rider MotoGP hanya menurunkan satu kakinya saat akan menikung. Teknik menikung di arena dirtbike berbeda dengan teknik di arena road race macam MotoGP,GP250,GP125,Superbike dan lain lain. Menurut teori teknik balap road race,kaki di usahakan mengapit ke bodi motor. Dengan mengapit erat ke motor maka titik pusat massa pembalap berada dekat dengan titik pusat motor.Ketika melakukan braking atau hard braking pembebanan dari massa tubuh sang rider tidak akan terlalu terpusat ke tangan rider,sehingga kemudi menjadi netral dan terasa lebih ringan saat mengerem dan menikung. Di era MotoGP 800cc, menaklukan tikungan dengan lebih cepat adalah salah satu kunci kemenangan. Mungkin, dengan menggabungkan teknik dirtbike dan road race seperti di atas dapat memberikan keuntungan tersendiri bagi Rossi. The Doctor berkata ” Aku tak tahu kenapa aku mulai melakukannya hingga kini.Tapi akupun tak tahu kenapa mereka ( pembalap lain ) melakukannya juga “.
Rossi jagonya “Late Braking” itu sudah menjadi ciri khas dari riding stylenya.”Ketika aku menunggangi motor,aku tak pernah dengan sengaja melakukannya.Kadang ini hanyalah reaksi alamiku
Langganan:
Komentar (Atom)


